![]() |
| Foto: Amnesty Internasional |
Megaphone Papua - Amnesty Internasional megatakan ada sedikit tanda kemajuan yang dibuat dalam penyelidikan terkait penembakan terhadap 800 pengunjuk rasa yang berkumpul di luar kantor polisi di Paniai, 8 Desember 2014 lalu.
Penembakan oleh militer Indonesia yang menewaskan 5 siswa SMA dan sekitar 17 orang termasuk anak-anak kritis. Amnesty megatakan ada sedikit kemajuan yang dibuat dalam hal penuntasan kasus Paniai.
"Kita tahu bahwa ada investigasi yang diprakarsai oleh pemerintah, tapi sekali lagi kami khawatir bahwa penyelidikan tersebut akan lagi disapu di bawah karpet seperti banyak penyelidikan lain, meninggalkan korban tanpa akses ke reparasi atau keadilan." tegas Josef Benedict kepada Radio New Zeland, senin 26 Januari 2015.
Josef Benedict mengatakan tekanan internasional perlu menekan Jakarta, dan penyelidikan lebih independen diperlukan dalam penembakan itu, karena selama ini militer dan polisi sedang menyelidiki militer dan polisi.[Hugo/MP]

Post A Comment:
0 comments so far,add yours