![]() |
| Siswa Sekolah Dasar di Papua, source: www.pegbintangkab.go.id |
Jayapura, Jubi - Beberapa sekolah tinggi di Kaimana, Provinsi Papua Barat dilaporkan memaksa siswa untuk mengenakan emblem bendera merah-putih di seragam mereka.
"Otoritas Sekolah memberi kami Merah-Putih bendera lambang untuk diletakkan pada seragam kami. Saya keberatan, karena itu aneh. Aku tidak akan meletakkannya di karena saya pikir itu adalah penindasan, "seorang mahasiswa YPPK Santo Thomas Aquino SMA pekan lalu.
Sementara itu siswa SMAN I Kaimana sama mengatakan sekolahnya juga mendistribusikan lambang yang sama kepada para siswa, tetapi kebanyakan mereka keberatan itu.
"Otoritas Sekolah memberi kami Merah-Putih bendera lambang untuk diletakkan pada seragam kami. Saya keberatan, karena itu aneh. Aku tidak akan meletakkannya di karena saya pikir itu adalah penindasan, "seorang mahasiswa YPPK Santo Thomas Aquino SMA pekan lalu.
Sementara itu siswa SMAN I Kaimana sama mengatakan sekolahnya juga mendistribusikan lambang yang sama kepada para siswa, tetapi kebanyakan mereka keberatan itu.
"Guru sekolah itu didistribusikan lambang bendera tanpa penjelasan lebih lanjut. Kami hanya menolak memakainya karena kita tahu semua sekolah di Indonesia tidak memakai lambang ini pada seragam mereka, "katanya.
Atas dasar pertimbangan tersebut, Ketua Komite Nasional Papua Barat Kaimana, Ruben Furay mengatakan melalui email ke Jubi, Kamis (2015/09/04) bahwa identitas bangsa Papua diwakili oleh bendera Bintang Kejora telah diakui oleh seluruh bangsa Papua . Ini bukan rahasia. Jadi, Dinas Pendidikan Kaimana harus memperhatikan program yang diterapkan di sekolah-sekolah.
Lebih lanjut ia mengatakan jika mahasiswa Papua tidak ingin memakai lambang bendera Merah-Putih di seragam mereka, pihak sekolah tidak bisa menyalahkan mereka. (Arnold Belau / rom)
Sumber: West Papua Dialy

Post A Comment:
0 comments so far,add yours