Articles by "Saireri"
Showing posts with label Saireri. Show all posts
Foto: Ist.
Badan Meteorologi Geofisika dan Klimatorogi (BMKG) Wilayah V Jayapura menyebutkan gempa berkekuatan 4,6 skala richter (SR) mengguncang Nabire, Kabupaten Nabire, Papua, Senin sekitar pukul 10.47 WIT.

Gempa itu berlokasi di 3,02 Lintang Selatan - 135,1 Bujur Timur di laut dalam jarak 58 kilometer, barat laut, Nabire, Papua dengan kedalaman 72 kilometer. 

Hingga berita ini diturunkan belum ada pernyataan resmi pejabat berwenang terkait kerusakan akibat gempa ini.

Sumber: ANTARAnew
Ilustrasi.

Nabire, Megaphone PAPUA - KPU Nabire dirusak pendukung salah satu balon bupati pada Pemilukada Nabire. Massa pendukung balon tersebut melakukan aksi protes dan pengancaman bahkan penganiayaan terhadap anggota Polisi di Kantor KPU kabupaten Nabire, Papua.

Peristiwa ini terjadi Senin (10/8/2015) pukul 18.20 WIT. Pemicunya, calon jagoan mereka tak lolos dalam tahap verifikasi.
 
Massa dari pasangan bakal calon Paulus Jingga dan Melki Sedak Rumawi sekitar 25 orang mendatangi kantor KPUD Nabire yang dipimpin oleh bakal calon Wakil Bupati Nabire Melki Sedek Rumawai dengan membawa parang dan tombak mencari anggota KPU Nabire dan staf untuk mempertanyakan dukungan KTP terhadap pasangan bakal calon Paulus Jingga Melki Rumawi dari 29.000 berkurang sampai tinggal 17.000.

Kemudian massa ditemui personel Polri yang melaksanakan pengamanan di kantor KPUD Nabire tersebut. Tiga anggota Polri yang bertugas saat itu Briptu Agus Prayoga, Briptu Pratama Agus dan Bribda Ibrahim menyampaikan kalau jam kantor telah selesai. 

"Anggota KPU serta staf sudah pulang hanya tinggal kami yang melaksanakan pengamanan di kantor KPUD Nabire," kata salah satu dari anggota Polisi tersebut.

Namun massa tidak menerima penyampaian dari personel Polri itu kemudian keluar kehalaman kantor dan memotong papan pengumuman di depan kantor KPU Nabire tersebut serta menebang pohon dan bunga yang ada di halaman kantor KPU Nabire itu, kemudian dicegat oleh personel yang melaksanakan pengamanan kantor KPU Nabire. Namun massa malah melakukan pengancaman dan penganiyaan terhadap personel Polri tersebut.

Akibat dari aksi tersebut salah satu anggota Polri atas nama Briptu Pratama Agus Siswanto anggota Dalmas Polres Nabire mengalami luka sobek pada kaki kiri akibat benda tajam dan luka memar pada perut dan kepala akibat dianiaya massa dan saat ini telah mendapat perawatan di UGD RSUD Nabire.

Pada pukul 18.40 WIT personil gabungan Polres Nabire yang dipimpin langsung oleh Wakapolres Nabire Kompol Irwan Sunuddin, didampingi Kabag Ops Polres Nabire Kompol I Nyoman Sandita, melakukan penangkapan terhadap pelaku pengrusakan dan penganiayaan terhadap anggota Polri di sekretariat tim sukses Jingga Rumawi di jalan Pemuda Nabire.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Patrige Renwarin membenarkan adanya kejadian tersebut. "Pihak Polres NaBire telah menangani kasus tersebut," katanya.

Para pelaku pengrusakan dan penganiayaan serta barang bukti yang telah diamankan, di mana pelaku berjumlah 25 orang dan barang bukti berupa, parang 6 buah, busur panah 3 buah, Anak panah 32 buah, Tombak 1 buah, Senapan angin 1 pucuk dan 1 unit laptop ikut diamankan. 
(dra/dra)
_____________________________________________
Editor    : Eli Numberi
Sumber : DETIK

Biak, Jubi/Megaphone PAPUA – Koperasi Kairos Klasis Biak Utara Kabupaten Biak Numfor, memproduksi tepung sagu (metroxylon) dalam kemasan untuk bahan dasar pembuat kue dan makanan.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (Kadis Koperasi UKM), Eddy Rachmat, di Biak, Jumat (2/1), menyatakan produksi sagu Koperasi Kairos Biak Utara sangat berpotensi menjadi sumber ekonomi keluarga jemaat GKI Klasis Biak Utara.

“Pemkab melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah terus mendorong pengurus koperasi Kairos GKI Biak Utara dapat meningkatkan produksi sagu berbahan baku lokal,” kata Eddy Rachmat.

Ia berpendapat jika produksi sagu kemasan Koperasi Kairos Klasis Biak Utara dikembangkan lebih baik akan menambah penghasilan para anggotanya. Manfaat lain adalah sagu kemasan produksi Koperasi Kairos akan menjadi ikon produk daerah yang dihasilkan dari bahan baku lokal kebun warga.

Penyediaan sagu kemasan diharapkan bisa menjadi sumber kehidupan warga dalam upaya menjadikan Biak sebagai daerah ketahanan pangan kabupaten.

Pemkab Biak Numfor melalui Dinas Koperasi sangat komitmen mendorong pertumbuhan koperasi melalui berbagai kegiatan pemberdayaan perekonomian masyarakat di berbagai kampung dan distrik.

Ketrampilan warga mengolah sagu menjadi tepung, menurut dia telah diberikan pelatihan khusus dengan mendatangkan instruktur pengajar dari Bandung Jawa barat beberapa waktu lalu.

Setelah selesai mengikuti pelatihan, lanjut Eddy, jemaat gereja Biak mampu memproduksi tepung sagu untuk keperluan memasak dan makanan kebutuhan keluarga.

“Sagu kemasan produksi koperasi Kairos Biak siap diantarpulaukan karena telah memiliki kemasan khusus dan standar dengan berbagai ukuran mulai 100 gram, 500 gram hingga satu kilogram,” jelas Eddy Rachmat. 
 
Sumber: TABLOID JUBI